Home / Seputar Daerah / Jalan Rusak, Warga dan Swasta Lebih Cepat Merespon

Jalan Rusak, Warga dan Swasta Lebih Cepat Merespon

Sebelas.co, Lahat – Prihatin dengan kondisi jalan rusak di daerah ini, warga beberapa desa di kawasan Seberang Mate Lintang di kecamatan Kota Agung kabupaten Lahat akhirnya bergotong royong melakukan perbaikan.

Setidaknya ada 2 titik yang dilakukan perbaikan, masing-masing di sebelum dusun Danau dan simpang PT Green Lahat desa Singapure. Parahnya kerusakan jalan bukan saja karena terkelupasnya aspal dibadan jalan, hal ini dikarenakan sering jalan dikawasan ini dilintasi air.

Kerusakan tersebut sebagai imbas dari tak berfungsinya siring dibagian sisi jalan, karena tak mau berakibat pada warga yang melintas, masyarakat sekitar secara swadaya melakukan perbaikan.

“Setidaknya ada 2 jalur yang akan kita lakukan perbaikan sementara ini, yang pertama dijalur ke arah Kotan Agung. Dijalur ini ada 2 titik, berikutnya jalur kedua yaitu jalan alternatif ke Pagar Alam via Endikat Ulu.

Hanya karena memakai sarana dan material seadanya tentu semua ini hanya bersifat penanggulangan, untung saja kita masih mendapat bantuan 1 unit alat berat dan material batu dari perusahaan operator listrik (PT Green Lahat),” terang Arsito Hasan, kepala Desa Singapure kepada pewarta, Sabtu (23/12).

Masih kata Arsito, situasi kerusakan memang sudah sangat menprihatinkan, sering kali kendaraan slip karena tingginya patahan badan jalan yang rusak tergerus air.

Imbas lain adalah beberapa kali kendaraan masuk ke parit karena terlalu tepi saat berpapasan, situasi ini bisa membahayakan pelintas.

“Kami memang telah lama mengeluhkan kerusakan ini, hanya kepada siapa kami harus menyampaikan. Seperti jalan didaerah ini tak mendapat perhatian dari pemerintah.

Kalau sebatas rusak saja tak mengapa, tetapi kalau mulai membahayakan tentu menjadi hal lain yang patut diperhatikan,” kata Rudi salah satu warga yang melintas.

Dipihak lain PT Green Lahat saat dikonfirmasi berkaitan dengan kontribusi perbaikan jalan ini melalui humas dan legalnya, Adjie Ismail menjelaskan, mereka hanya mencoba merespon dan membantu warga sekitar.

“Sebagai perusahaan yang berada di daerah ini kita akan selalu siap membantu, apalagi untuk perbaikan jalan kita hanya membantu alat berat dan material saja.

Nanti kita juga akam dukung perbaikan jalan di jalur duanya, kalau berkaitan dengan kebutuhan masyarakat banyak mudah-mudahan kita bantu,” jelasnya. (Agum)