Home / Seputar Daerah / Oknum Kadis Pertanian Kab.Lahat Lecehkan Gapoktan Tuai Kecaman Di Medsos

Oknum Kadis Pertanian Kab.Lahat Lecehkan Gapoktan Tuai Kecaman Di Medsos

Link Banner

Sebelas.co

LAHAT- Sungguh disayangkan perbuatan Oknum kepala dinas pertanian berinisial (HP),dikabupaten Lahat, gara-gara proposal yang diajukan kelompok tani kurang berkenan dengan aroganya merobek robek proposal usulan kegiatan didepan pegawai dan Masyarakat.

” Melalui pesan elektroniknya, Ir H Hapit Padli MM, selaku Kadis Pertanian dimaksud mengatakan, kondisi dilapangan hanyalah murni kesalah pahaman semata. Dimana justru sebenarnya di pihak Gapoktan lah yang sedikit kurang faham tentang duduk masalah yang ada. Dikatakannya, mereka (Gapoktan.red) sendiri sebenarnya sudah beberapa kali datang, namun tidak begitu dilayani, dikarenakan alasan usulan permintaan yang mereka ajukan tidaklah tepat.

Link Banner

“Mereka mengira, jenis bantuan yang ada merupakan aspirasi dari salah satu anggota DPR Sumsel. Padahal, sudah dijelaskan hal itu tidaklah benar, melainkan murni kegiatan dari kementrian Pertanian, namun mereka tetap ngotot,” ungkap Hapit Padli.

Terkait klarifikasi dan penjelasan kepala Dinas pertanian Lahat Anggota DPRD Provinsi Sumsel Nopran Marjani Angkat bicra melalui akun Facebook nya “informasi dari Dinas pertanian provinsi untuk tahun 2017 kab. Lahat mendapatkan 1 kegiatan Pengembangan Unit Pengolahan Pupuk organik UPPO penerima telah ditentukan oleh dinas pertanian kab.Lahat, tetapi karna ada lagi usulan dari kelompok tani Gapoktan Mukti Tama maka usulan itu harus di ajukan ke kementerian pertanian Direktorat Jendral Tanaman Pangan melalui Ketua komisi IV DPR RI oleh karna itulah Gapoktan Mukti Tama mengajukan proposal yg harus di tanda tangani oleh Kadis pertanian kab.Lahat,, menurut informasi ketua kelompok Mukti Tama kepala Dinas merasa usulan itu mengganti kelompok penerima yg telah diusulkan kepala dinas, padahal bantuan itu adalah tambahan kegitan utk kab.lahat dari satu bantuan menjadi dua bantuan kelompok tani , Hal inilah yg tidak di ketahui oleh kepala Dinas karna kurangnya koordinasi degan Dinas pertanian prov sumsel dan pusat,, sehinga terjadi insiden itu, semestinya sebagai pejabat negara harus mengayomi dan di pelajari terlebih dahulu baru bertindak jangan berbuat Arogan” tulis Nopran di status Facebook Firdaus Alamsyah Kamis, 8/6/2016.

Firdaus Alamsyah ketua Front Anak Bangsa Menggugat (FRABAM) Kabupaten Lahat menilai tindakan dari oknum kepala dinas tersebut sudah melecehkan profesi kelompok tani . “Ini perlu ditindak tegas, perbuatan oknum tersebut harus ditindak lajuti ke penegak hukum biar ada epek jera dan pembelajaran untuk pejabat lain supaya tidak bertidak sewenang wenang dan arogan”

Masih kata Firdaus” harusnya kepala dinas pertanian itu sebagai Bapaknya Petani melindungi, mengayomi sekaligus membimbing bukan sebaliknya dijadikan penghalang, malu dengan sumpah jabatan, sumpah Pns dan sumpah masyarakat” tukas Firdaus sedikit emosi.

(HRD)

Link Banner